Pagi ini terasa sedikit berbeda :') dengan alunan musik yang selalu membuatku galau aku mencoba menulis apapun yang ada didalam pikiranku sekarang. Semua tentang orang-orang baru yang membuatku sedikit bingung dan sedikit takut untuk memulai kembali. Memulai sesuatu yang sudah lama aku tidak ingin memulainya, sesuatu yang hampir membuatku patah semangat, sesuatu yang membuatku takut untuk memulainya lagi "Jatuh Cinta"
Pagi ini aku akan sedikit bercerita tentang mereka orang baru dihidupku. Mereka? Berarti lebih dari satu dong. Yuhuuuu benar sekali.
Ada orang yang membuatku seperti teroris. Setiap hari dia mengirimkan kata-kata yang aku sendiri muak menerimanya. "Trying to be the best for you" haha kayak apa aja gitu ya. Bosen tau dapetin kata-kata munafik yang nggak pernah bisa dibuktiin. Dulu aku juga pernah dapet kata "Remember me, i will always love you" . Buktinya? Haha udahlah mending nggak usah banyak berkata-kata yang belum tentu bias buktiin nya, karna itu bakalan buat aku makin muak dan makin nggak mau. Dan satu lagi, kadang aku butuh waktu untuk sendiri, nggak pengen diganggu. So, jangan selalu sok perhatian nggak jelas deh~
Ada orang yang buat ketawa-ketawa sendiri. Jarang sms tapi sekali sms buat senyum-senyum dikamar. Dia mirip sama ibal loh haha. Tapi yang ini sama aja sih, hari ini muncul besok ngilang lagi. Lusa datang eh besoknya pergi lagi entah kemana. Jadi kayak hantu, hilang timbul hilang timbul. Satu pesan deh buat kamu, kalau memang mau masuk yaudah masuk aja, jangan abis masuk langsung keluar lagi ya. Ini bukan pintu yang bisa keluar masuk sesuka hatimu~
Ada yang sok stay cool nggak jelas dikelas. Dia itu lucu, sok nggak perhatian tapi malah yang paling baik. Sok nggak suka tapi suka deketin. Orang paling jaim di dunia deh. Mata dia itu sering ketangkap lagi ngelatin aku. Abis itu kumat deh sok nya, ya senyum sok cool gitu. Yang ini jangan sok deh, ntar jadi ilfil loh~
Gak ada yang bisa buat nyaman. Huhu jadi males, tau nggak untuk hal ini aku cuma bilang aku takut jatuh cinta lagi :( huhuhu Gak tau mau siapa yang disalahin. Gak mungkin nyalahin Tuhan kan? Soalnya Tuhan itu paling tau apa yang aku mau. Terus si "Cinta" yang disalahin? Nggak bisa juga, soalnya dia memang ada pada diri manusia. Terus "aku" yang salah? Kenapa mesti aku? Mungkin penempatan 'cinta' yang salah, dia ditempatkan pada orang yang sama sekali nggak peka. Yaudahlah, mungkin nanti si 'cinta' itu bakalan singgah ke tempat yang bener-bener tepat. Just wait !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar