Terima kasih buat komen nya, terima kasih buat kata-kata yang sangat begitu indah yang telah kau tuliskan di twitter. Sekarang apa yang kaurasakan? Apa kau bahagia dengan itu semua? Ya mungkin kau bahagia, tapi apakah kau tau telah berapa orang yang telah kau sakiti? Masih belum puas dengan itu, ya setelah kau membaca ini kau boleh membuat yang lebih sakit dari itu, lontarkan semuanya kata-kata pedas mu itu. Aku siap menerimanya. Setelah itu apa kau puas? Puas dengan semua yang kau lakukan?
Apakah sekarang kau tertawa lebar dengan semua ini? Apa kau merasa aku telah kalah? Apa kau merasa kau adalah juara dari semua ini? Setelah ini apa lagi yang akan kau katakan? Akan kutunggu semuanya, semuanya yang keluar dari mulutmu itu! Kesabaranku sangat besar untukmu, ya sangat begitu besar. Aku tak akan membalas semua itu, aku tak akan berprilaku seperti orang yang tak terdidik. Orang tuaku tak pernah mengajariku untuk berkata seperti itu untuk siapapun. Jika kau masih berprilaku seperti anak-anak lanjutkanlah kalau itu bisa membuatmu merasa kaulah yang berhasil!
Kau memang berhasil membuatku berfikir bahwa kau adalah makhluk yang keji, ya kau sangat keji. Kau adalah makhluk yang tidak mempunyai pikiran. Apakah kau bangga atas apa yang telah kau lakukan? Ya mungkin kau bangga telah mendapatkan gelar makhluk yang sangat keji dariku, maka dari itu aku ucapkan selamat atas gelar yang kau dapat.
Terima kasih karna kau telah membuatku sadar bahwa kau itu tak lebih dari se onggok sampah yang tak berguna. Apa kau berfikir aku telah menyesal pernah mengidolakan se onggok sampah? Anda salah, aku tetap mengidolakan dia, tapi dia yang sebagai orang yang baik dan selalu memiliki senyuman indah. Itu idolaku yang dulu, aku tetap mengidolakan dia sebagai orang itu.
Sekarang dia telah menjadi sampah, jadi aku tak pantas untuk mengidolakan nya lagi. Selamat tinggal buat kau idola sampah. Berbahagialah karna kau telah menjadi sampah :) Selamat atas gelar makhluk keji yang kau dapat. Dan setelah ini pasti kak ini berkata "Kan apa rina bilang, udahlah dia itu memang cewek blablablabla" Selamat atas keberhasilanmu kak, telah menjadi orang yang bisa memengaruhi pikiran dia. Atau mungkin dia berfikir sendiri? Entahlah, hanya kalian lah yang tau.
Aku memang tak pernah mengenal kak ina bal, jadi aku tak tau sifat dia. Tapi jika aku diberi satu kesempatan untuk mengenal kak ina. Aku tidak akan mengambil kesempatan itu. Karena aku sama sekali tak berniat sedikit pun untuk mengenalnya. Untuk mengetahui ada dia di dunia ini saja itu sudah sesuatu yang sangat keji, apalagi aku harus mengenal dia.Itu adalah suatu kesalahan besar.
Selamat berbahagia kalian, orang-orang tak berguna. Aku mengidolakanmu yang dulu,bukan yang sekarang. Kak ina,aku tak akan pernah mau untuk mengenalmu. Suatu kesalahan besar itu! Hahahaha apa aku bisa tertawa lebar sekarang? Ya aku akan bahagia dengan ini semua. SELAMAT!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar