Topeng kali ini yang telah kau gunakan sangat lah tebal. Hingga tak ada satu orang pun yang mengetahui wajah aslimu. Kau menutupi itu semua dengan semua tingkahmu, semua ucapanmu yang telah berhasil membuat orang terlena dan tak menyadari bahwa kau sedang memakai topeng. Terima kasih atas semua kemunafikanmu dan atas penghianatanmu. Aku tak menyangka kau akan se tega ini kepada orang yang selalu ada untukmu dan selalu memberikan nasihat terbaiknya untukmu.
Kau pikir dengan semua kebohonganmu yang telah terbongkar aku akan memaafkanmu? Mungkin aku akan memaafkanmu, ya mulutku yang berkata itu, tapi hati ku tak akan pernah bisa memaafkan semua yang telah kau lakukan.
Terlalu simple yang kau lakukan, sangat cepat dan cerdik. Aku salut melihatnya karena aku pun bisa tidak mengetahuinya. Tapi akhirnya aku mengetahuinya kan? Aku bisa mengetahui itu karna Tuhan baik sama aku dan tunjukin siapa dirimu sebenarnya.
Terima kasih buat semuanya, kau yang sudah kuanggap keluarga tapi malah begini. Ya mungkin memang benar, musuh mu adalah orang terdekatmu. Aku baru merasakan penghianatan yang begitu sakit, TERIMA KASIH telah berhasil membuatku merasakan penghianatan itu. Goodjob!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar